Pasti senang ya jika anak bisa mandiri sedari kecil. Bunda bisa mengajari si kakak bahkan adik mandiri dengan hal-hal sederhana. Salah satunya membiasakan anak untuk tidur terpisah dari kamar orang tua. Bunda bisa mempersiapkan kamar sendiri untuk anak agar ia terbiasa mandiri. Karena dengan mempunyai kamar sendiri, anak juga bisa belajar lebih bertanggung jawab karena ia akan merasa bahwa kamarnya adalah tanggung jawabnya.

Memang tidak mudah membiasakan anak tidur sendiri. Apalagi jika sedari kecil sudah terbiasa tidur dengan Bunda dan Ayah. Tapi tenang saja, Bunda tidak perlu khawatir karena banyak trik untuk membuat anak betah di kamarnya sendiri.

Bunda bisa memulainya dengan mendekor kamar anak sesuai dengan keinginan anak. Agar ia betah dan mau mulai untuk tidur di kamarnya sendiri. Mendekor kamar anak tidaklah harus mengeluarkan biaya yang besar. Bunda bisa memanfaatkan furniture yang sudah ada dan tinggal mengaturnya kembali dengan posisi yang berbeda agar terlihat lebih ‘baru’. Untuk lebih menampilkan kesan berbeda, Bunda juga bisa mengecat kembali dinding dengan warna yang baru. Jangan lupa juga dekorasi pendukung seperti stiker dinding yang kini sudah banyak dijual di toko online seperti MatahariMall.com yang memberikan berbagai ragam pilihan yang tentunya semakin mempermudah Bunda untuk memilih stiker dinding yang cocok untuk kamar anak.

Untuk Bunda yang ingin mendekor kamar anak dengan stiker dinding, simak tips berikut ya!

 

Sesuaikan Gambar Stiker dengan Tema Kamar

Jika Bunda memiliki ide tematik untuk kamar anak, jangan lupa sesuaikan gambar stiker yang dipilih dengan tema tersebut. Misalnya ingin mengubah kamar bertema superhero, Bunda bisa mencari stiker dinding dengan gambar-gambar superhero seperti Captain America, spiderman, Batman, dll. Tidak perlu pusing, karena saat ini stiker diding dengan beragam gambar sudah mudah ditemukan kok baik melalui toko online maupun offline.

Perhatikan Luas Dinding Kamar

Tips selanjutnya adalah, Bunda harus memperhatikan luas dinding kamar. Jika dirasa area kosong dinding cukup luas, Bunda bisa memilih stiker dengan ukuran yang besar-besar agar terlihat terisi dan tidak terlalu kosong. Tapi jika area dindingnya sempit, sebaiknya memilih stiker dengan ukuran yang sedang dan kecil. Pemilihan ukuran stiker yang besar di area dinding yang sempit akan menimbulkan kesan penuh dan tentunya menjadi terlihat lebih sempit.

Serasikan Warna Stiker

Pemilihan warna stiker juga penting untuk diperhatikan. Agar lebih serasi, sesuaikan warna stiker dengan warna cat dinding dan warna furniture yang ada di kamar. Jika cat dinding berwarna gelap, Bunda bisa pilih stiker dengan berwarna cerah begitupun sebaliknya jika cat dinding berwarna agak terang, warna stiker bisa dipilih yang lebih gelap. Agar stiker terlihat ‘stand out’.

Tentukan Letak Penempatan Stiker

Sebelum menempel stiker, sebaiknya renacanakan dulu dimana stiker akan diletakkan. Hal ini agar Bunda bisa mendapat bayangan akan seperti apa jadinya nanti jika stiker sudah ditempel. Selain itu juga untuk menghindari pasang-lepas stiker karena salah tempat atau tidak cocok.

Pilih Bahan Stiker yang Aman

Hal terpenting dalam mendekor kaar untuk anak adalah penggunaan barang dan bahan yang aman. Karena biasanya anak lebih sensitive ketimbang orang dewasa. Untuk itu, dalam pemilihan stiker dinding pun harus dicari dari bahan yang aman, tidak berbahan kimi yang dapat menimbulkan efek samping pada kesehatan anak. Bunda bisa memilih bahan polyster sebagai pertimbangan.

 

Itulah beberapa tips yang bisa Bunda terapkan saat ingin mendekor kamar anak dengan stiker dinding. Agar lebih seru, Bunda juga bisa mengikutsertakan anak dalam menentukan dekorasi untuk kamarnya. Semoga tipsnya bermanfaat ya, Bunda!

 

Tips Mendekor Kamar Anak dengan Stiker Dinding

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

IBX590581D894402